Blog

  • Momen Kapolri Jenderal listyo Sigit Laksanakan Panen Raya dan Penyebaran Ikan di Ekosistem Pendukung SPPG Polda Sumsel

    Momen Kapolri Jenderal listyo Sigit Laksanakan Panen Raya dan Penyebaran Ikan di Ekosistem Pendukung SPPG Polda Sumsel


    Kegiatan panen raya dan penyebaran ikan di ekosistem pendukung SPPG dilaksanakan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang didampingi Kapolda di lingkungan Polda Sumatera Selatan.

    Kegiatan tersebut juga dihadiri para Pejabat Utama Mabes dari Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah Sumatera Selatan.
    Dalam kegiatan tersebut, Kapolri bersama rombongan melakukan panen hasil pertanian sekaligus menebar benih ikan di area ekosistem pendukung SPPG Polda Sumsel.

    Program ini menjadi salah satu bentuk optimalisasi lahan produktif yang dikelola oleh jajaran Polda Sumsel guna mendukung ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
    Kapolri menyampaikan apresiasi terhadap langkah inovatif yang dilakukan Polda Sumsel dalam memanfaatkan lahan sebagai ekosistem terpadu yang mencakup sektor pertanian dan perikanan.

    Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi satuan wilayah lainnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
    Melalui kegiatan panen raya dan penyebaran ikan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat serta mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel#humaspolri #kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo@shandinugroho95

  • Kapolri Jenderal listyo Sigit Laksanakan Panen Raya dan Penyebaran Ikan di Ekosistem Pendukung SPPG Polda Sumsel

    Kapolri Jenderal listyo Sigit Laksanakan Panen Raya dan Penyebaran Ikan di Ekosistem Pendukung SPPG Polda Sumsel


    Kegiatan panen raya dan penyebaran ikan di ekosistem pendukung SPPG dilaksanakan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang didampingi Kapolda di lingkungan Polda Sumatera Selatan.

    Kegiatan tersebut juga dihadiri para Pejabat Utama Mabes dari Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah Sumatera Selatan.
    Dalam kegiatan tersebut, Kapolri bersama rombongan melakukan panen hasil pertanian sekaligus menebar benih ikan di area ekosistem pendukung SPPG Polda Sumsel.

    Program ini menjadi salah satu bentuk optimalisasi lahan produktif yang dikelola oleh jajaran Polda Sumsel guna mendukung ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
    Kapolri menyampaikan apresiasi terhadap langkah inovatif yang dilakukan Polda Sumsel dalam memanfaatkan lahan sebagai ekosistem terpadu yang mencakup sektor pertanian dan perikanan.

    Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi satuan wilayah lainnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
    Melalui kegiatan panen raya dan penyebaran ikan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat serta mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel#humaspolri #kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo@shandinugroho95

  • Kapolri Jenderal listyo Sigit Laksanakan Panen Raya dan Penyebaran Ikan di Ekosistem Pendukung SPPG Polda Sumsel

    Kapolri Jenderal listyo Sigit Laksanakan Panen Raya dan Penyebaran Ikan di Ekosistem Pendukung SPPG Polda Sumsel


    Kegiatan panen raya dan penyebaran ikan di ekosistem pendukung SPPG dilaksanakan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang didampingi Kapolda di lingkungan Polda Sumatera Selatan.

    Kegiatan tersebut juga dihadiri para Pejabat Utama Mabes dari Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah Sumatera Selatan.
    Dalam kegiatan tersebut, Kapolri bersama rombongan melakukan panen hasil pertanian sekaligus menebar benih ikan di area ekosistem pendukung SPPG Polda Sumsel.

    Program ini menjadi salah satu bentuk optimalisasi lahan produktif yang dikelola oleh jajaran Polda Sumsel guna mendukung ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
    Kapolri menyampaikan apresiasi terhadap langkah inovatif yang dilakukan Polda Sumsel dalam memanfaatkan lahan sebagai ekosistem terpadu yang mencakup sektor pertanian dan perikanan.

    Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi satuan wilayah lainnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
    Melalui kegiatan panen raya dan penyebaran ikan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat serta mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel#humaspolri #kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo@shandinugroho95

  • Kapolri Apel Di Palembang  Ajak Ojol Dan Buruh Turut Jaga Persatuan Dan Stabilitas Nasional

    Apel Di Palembang Kapolri Ajak Ojol Dan Buruh Turut Jaga Persatuan Dan Stabilitas Nasional

     

    Kapolri ajak ojol-buruh turut jaga persatuan dan stabilitas nasional
    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin apel bersama buruh dan ojek online di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026). ANTARA/HO-Divhumas Polri

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak pengemudi ojek online (ojol) hingga buruh untuk turut menjaga persatuan dan stabilitas nasional dalam merespons dinamika situasi global yang terus memanas.

    Dalam apel ojol dan buruh kamtibmas di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sigit menyampaikan bahwa situasi global berpotensi berdampak pada keadaan dalam negeri sehingga seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu menjaga persatuan bangsa.

    “Dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional,” kata Listyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu.

    Dia menegaskan buruh dan ojol memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional karena menjadi penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.

    “Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah,” katanya.

    Untuk itu, Kapolri pun menyampaikan bahwa pemerintah terus fokus meningkatkan kesejahteraan buruh, dengan melakukan penyesuaian UMP 2026, memperkuat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal.

    Di sisi lain, Sigit menyampaikan bahwa Polri juga menyediakan akses Rumah Sakit Bhayangkara guna mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun ojek online.

    Ia juga memastikan terus melakukan penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres.

    “Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” katanya.

    Untuk melindungi elemen ojol menjadi korban kejahatan, dia juga sudah menginstruksikan kepada jajaran Kapolda untuk menyiapkan aplikasi panic button, dalam rangka mencegah pengemudi ojek online menjadi korban pencurian dan kekerasan alias begal.

    “Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan,” katanya.

  • Kapolri Apel Di Palembang  Ajak Ojol Dan Buruh Turut Jaga Persatuan Dan Stabilitas Nasional

    Apel Di Palembang Kapolri Ajak Ojol Dan Buruh Turut Jaga Persatuan Dan Stabilitas Nasional

     

    Kapolri ajak ojol-buruh turut jaga persatuan dan stabilitas nasional
    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin apel bersama buruh dan ojek online di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026). ANTARA/HO-Divhumas Polri

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak pengemudi ojek online (ojol) hingga buruh untuk turut menjaga persatuan dan stabilitas nasional dalam merespons dinamika situasi global yang terus memanas.

    Dalam apel ojol dan buruh kamtibmas di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sigit menyampaikan bahwa situasi global berpotensi berdampak pada keadaan dalam negeri sehingga seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu menjaga persatuan bangsa.

    “Dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional,” kata Listyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu.

    Dia menegaskan buruh dan ojol memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional karena menjadi penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.

    “Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah,” katanya.

    Untuk itu, Kapolri pun menyampaikan bahwa pemerintah terus fokus meningkatkan kesejahteraan buruh, dengan melakukan penyesuaian UMP 2026, memperkuat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal.

    Di sisi lain, Sigit menyampaikan bahwa Polri juga menyediakan akses Rumah Sakit Bhayangkara guna mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun ojek online.

    Ia juga memastikan terus melakukan penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres.

    “Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” katanya.

    Untuk melindungi elemen ojol menjadi korban kejahatan, dia juga sudah menginstruksikan kepada jajaran Kapolda untuk menyiapkan aplikasi panic button, dalam rangka mencegah pengemudi ojek online menjadi korban pencurian dan kekerasan alias begal.

    “Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan,” katanya.

  • Apel Di Palembang Kapolri Ajak Ojol Dan Buruh Turut Jaga Persatuan Dan Stabilitas Nasional

    Apel Di Palembang Kapolri Ajak Ojol Dan Buruh Turut Jaga Persatuan Dan Stabilitas Nasional

     

    Kapolri ajak ojol-buruh turut jaga persatuan dan stabilitas nasional
    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin apel bersama buruh dan ojek online di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026). ANTARA/HO-Divhumas Polri

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak pengemudi ojek online (ojol) hingga buruh untuk turut menjaga persatuan dan stabilitas nasional dalam merespons dinamika situasi global yang terus memanas.

    Dalam apel ojol dan buruh kamtibmas di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sigit menyampaikan bahwa situasi global berpotensi berdampak pada keadaan dalam negeri sehingga seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu menjaga persatuan bangsa.

    “Dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional,” kata Listyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu.

    Dia menegaskan buruh dan ojol memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional karena menjadi penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.

    “Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah,” katanya.

    Untuk itu, Kapolri pun menyampaikan bahwa pemerintah terus fokus meningkatkan kesejahteraan buruh, dengan melakukan penyesuaian UMP 2026, memperkuat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal.

    Di sisi lain, Sigit menyampaikan bahwa Polri juga menyediakan akses Rumah Sakit Bhayangkara guna mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun ojek online.

    Ia juga memastikan terus melakukan penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres.

    “Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” katanya.

    Untuk melindungi elemen ojol menjadi korban kejahatan, dia juga sudah menginstruksikan kepada jajaran Kapolda untuk menyiapkan aplikasi panic button, dalam rangka mencegah pengemudi ojek online menjadi korban pencurian dan kekerasan alias begal.

    “Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan,” katanya.

  • Surya Borneo : Apel Di Palembang Kapolri Ajak Ojol Dan Buruh Turut Jaga Persatuan Dan Stabilitas Nasional

    Apel Di Palembang Kapolri Ajak Ojol Dan Buruh Turut Jaga Persatuan Dan Stabilitas Nasional

     

    Kapolri ajak ojol-buruh turut jaga persatuan dan stabilitas nasional
    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin apel bersama buruh dan ojek online di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026). ANTARA/HO-Divhumas Polri

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak pengemudi ojek online (ojol) hingga buruh untuk turut menjaga persatuan dan stabilitas nasional dalam merespons dinamika situasi global yang terus memanas.

    Dalam apel ojol dan buruh kamtibmas di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sigit menyampaikan bahwa situasi global berpotensi berdampak pada keadaan dalam negeri sehingga seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu menjaga persatuan bangsa.

    “Dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional,” kata Listyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu.

    Dia menegaskan buruh dan ojol memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional karena menjadi penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.

    “Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah,” katanya.

    Untuk itu, Kapolri pun menyampaikan bahwa pemerintah terus fokus meningkatkan kesejahteraan buruh, dengan melakukan penyesuaian UMP 2026, memperkuat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal.

    Di sisi lain, Sigit menyampaikan bahwa Polri juga menyediakan akses Rumah Sakit Bhayangkara guna mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun ojek online.

    Ia juga memastikan terus melakukan penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres.

    “Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” katanya.

    Untuk melindungi elemen ojol menjadi korban kejahatan, dia juga sudah menginstruksikan kepada jajaran Kapolda untuk menyiapkan aplikasi panic button, dalam rangka mencegah pengemudi ojek online menjadi korban pencurian dan kekerasan alias begal.

    “Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan,” katanya.

  • Kapolri ajak ojol-buruh turut jaga persatuan dan stabilitas nasional

    Kapolri ajak ojol-buruh turut jaga persatuan dan stabilitas nasional

     

    Kapolri ajak ojol-buruh turut jaga persatuan dan stabilitas nasional
    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin apel bersama buruh dan ojek online di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026). ANTARA/HO-Divhumas Polri

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak pengemudi ojek online (ojol) hingga buruh untuk turut menjaga persatuan dan stabilitas nasional dalam merespons dinamika situasi global yang terus memanas.

    Dalam apel ojol dan buruh kamtibmas di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sigit menyampaikan bahwa situasi global berpotensi berdampak pada keadaan dalam negeri sehingga seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu menjaga persatuan bangsa.

    “Dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional,” kata Listyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu.

    Dia menegaskan buruh dan ojol memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional karena menjadi penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.

    “Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah,” katanya.

    Untuk itu, Kapolri pun menyampaikan bahwa pemerintah terus fokus meningkatkan kesejahteraan buruh, dengan melakukan penyesuaian UMP 2026, memperkuat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal.

    Di sisi lain, Sigit menyampaikan bahwa Polri juga menyediakan akses Rumah Sakit Bhayangkara guna mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun ojek online.

    Ia juga memastikan terus melakukan penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres.

    “Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” katanya.

    Untuk melindungi elemen ojol menjadi korban kejahatan, dia juga sudah menginstruksikan kepada jajaran Kapolda untuk menyiapkan aplikasi panic button, dalam rangka mencegah pengemudi ojek online menjadi korban pencurian dan kekerasan alias begal.

    “Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan,” katanya.

  • Kapolri ajak ojol-buruh turut jaga persatuan dan stabilitas nasional

    Kapolri ajak ojol-buruh turut jaga persatuan dan stabilitas nasional

     

    Kapolri ajak ojol-buruh turut jaga persatuan dan stabilitas nasional
    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin apel bersama buruh dan ojek online di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026). ANTARA/HO-Divhumas Polri

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak pengemudi ojek online (ojol) hingga buruh untuk turut menjaga persatuan dan stabilitas nasional dalam merespons dinamika situasi global yang terus memanas.

    Dalam apel ojol dan buruh kamtibmas di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sigit menyampaikan bahwa situasi global berpotensi berdampak pada keadaan dalam negeri sehingga seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu menjaga persatuan bangsa.

    “Dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional,” kata Listyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu.

    Dia menegaskan buruh dan ojol memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional karena menjadi penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.

    “Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah,” katanya.

    Untuk itu, Kapolri pun menyampaikan bahwa pemerintah terus fokus meningkatkan kesejahteraan buruh, dengan melakukan penyesuaian UMP 2026, memperkuat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal.

    Di sisi lain, Sigit menyampaikan bahwa Polri juga menyediakan akses Rumah Sakit Bhayangkara guna mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun ojek online.

    Ia juga memastikan terus melakukan penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres.

    “Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” katanya.

    Untuk melindungi elemen ojol menjadi korban kejahatan, dia juga sudah menginstruksikan kepada jajaran Kapolda untuk menyiapkan aplikasi panic button, dalam rangka mencegah pengemudi ojek online menjadi korban pencurian dan kekerasan alias begal.

    “Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan,” katanya.

  • Kapolri Gandeng Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN menyalurkan KUR bagi petani jagung 

    Kapolri Gandeng Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN menyalurkan KUR bagi petani jagung 

    Polri Gandeng Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Salurkan KUR untuk Petani Jagung

    Kapolri menggandeng Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN menyalurkan KUR bagi petani jagung untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan.–

     

    Polri Gandeng 4 Bank Himbara Salurkan KUR untuk Petani Jagung, Target Putus Rantai Tengkulak

    Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekonomi petani dengan menggandeng empat bank milik negara dalam program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani jagung.

    Program ini diharapkan mampu membantu petani memperoleh akses permodalan yang sehat sekaligus memutus ketergantungan terhadap tengkulak.

    Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Polri dan empat bank Himbara, yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN, yang dilaksanakan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (7 Maret 2026).

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan Polri dalam melindungi ekosistem ekonomi petani, khususnya petani jagung, agar memiliki akses permodalan yang lebih adil dan berkelanjutan.

    Menurut Kapolri, selama ini banyak petani yang terjebak dalam praktik tengkulak melalui sistem ijon atau harga beli hasil panen yang tidak menguntungkan.

    Dengan adanya dukungan pembiayaan dari perbankan, petani diharapkan dapat menjalankan usaha pertanian secara mandiri.

    “Dengan adanya KUR dari bank-bank Himbara, petani dapat memperoleh modal kerja yang lebih sehat. Selain itu, dengan Bulog sebagai offtaker, hasil panen petani juga memiliki kepastian pasar,” ujar Kapolri saat meninjau kegiatan tanam jagung serentak di kawasan Indralaya Indah, Ogan Ilir.

    Dalam skema kerja sama tersebut, Perum Bulog berperan sebagai pembeli hasil panen jagung petani, sehingga petani tidak lagi bergantung pada tengkulak dalam menjual hasil produksinya.

    Dengan adanya jaminan pasar tersebut, petani dapat memperoleh harga jual yang lebih stabil dan menguntungkan.

    Kapolri menegaskan bahwa Polri tidak hanya terlibat dalam pendampingan kegiatan tanam, tetapi juga turut memastikan kesejahteraan petani melalui berbagai program dukungan ekonomi.

    Melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Polri memberikan rekomendasi kepada petani atau kelompok tani yang dinilai layak untuk mendapatkan akses pembiayaan KUR dari perbankan.

    Sementara itu, peran pengawasan di tingkat lapangan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas yang bertugas mendampingi para petani serta memantau perkembangan usaha pertanian.

    Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah.

    Kapolri menyebutkan bahwa kesejahteraan petani memiliki kaitan erat dengan stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.

    “Jika petani sejahtera, maka stabilitas ekonomi masyarakat juga akan terjaga. Pada akhirnya, kondisi tersebut akan berdampak positif terhadap stabilitas keamanan,” kata Kapolri.

    Kerja sama antara Polri dan bank-bank Himbara ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun. Selama periode tersebut, jajaran kepolisian di daerah akan berperan sebagai penghubung antara petani dengan pihak perbankan.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho yang turut mendampingi Kapolri dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa jajaran Polda Sumsel siap mengawal pelaksanaan program tersebut hingga ke tingkat desa.

    Menurutnya, seluruh jajaran Polres hingga Polsek akan berperan aktif memastikan penyaluran bantuan permodalan tersebut tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh petani.

    “Polda Sumsel siap mendukung program ini agar dapat meningkatkan produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sumatera Selatan,” ujar Kapolda.

    Selain itu, peran Bhabinkamtibmas juga akan dioptimalkan dalam mendampingi kelompok tani agar mampu memanfaatkan program KUR secara efektif.

    Kehadiran aparat kepolisian di tingkat desa diharapkan dapat memberikan pendampingan sekaligus memastikan transparansi dalam pelaksanaan program.

    Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa program ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kapolri kepada seluruh jajaran kepolisian daerah.

    Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Kami akan memastikan seluruh kelompok tani binaan di wilayah Polda Sumsel mendapatkan informasi dan pendampingan terkait program KUR ini,” kata Nandang.

    Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat membantu petani memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah, sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

    Dengan adanya dukungan pembiayaan, jaminan pasar dari Bulog, serta pendampingan dari Polri, para petani jagung diharapkan dapat menjalankan usaha pertanian secara lebih mandiri.